Home Validasi Grammar Riwayat Tentang

Context-Free Grammar (CFG) Pantun

Aturan produksi formal yang digunakan oleh Recursive Descent Parser.

Pantun -> Sampiran Isi
Sampiran -> Baris Baris
Isi -> Baris Baris
Baris -> Kalimat
Kalimat -> Kata Kalimat | Kata
Kata -> [a-zA-Z0-9'\-]+
Aturan Semantik Tambahan
  • Jumlah baris pada satu Pantun harus tepat 4 baris.
  • Jumlah kata pada setiap Baris harus berada pada rentang 4 - 12 kata.
  • Baris ke-1 dan ke-2 berperan sebagai Sampiran.
  • Baris ke-3 dan ke-4 berperan sebagai Isi.
  • Baris tidak boleh kosong (whitespace saja dianggap tidak valid).
Penjelasan Setiap Aturan Produksi
ID Aturan Produksi Keterangan
R1 Pantun -> Sampiran Isi Sebuah pantun tersusun atas Sampiran diikuti Isi.
R2 Sampiran -> Baris Baris Sampiran terdiri dari baris ke-1 dan baris ke-2.
R3 Isi -> Baris Baris Isi terdiri dari baris ke-3 dan baris ke-4.
R4 Baris -> Kalimat Setiap baris adalah satu Kalimat (rangkaian kata).
R5 Kalimat -> Kata Kalimat | Kata Kalimat didefinisikan secara rekursif: satu Kata diikuti Kalimat lain, atau berhenti pada satu Kata (basis rekursi).
R6 Kata -> [a-zA-Z0-9'\-]+ Kata adalah token dasar (terminal) hasil tokenisasi baris berdasarkan spasi.
Contoh Pohon Penurunan (Parse Tree)
Pantun
├── Sampiran
│   ├── Baris (1) → Kalimat → Kata Kalimat → ... → Kata
│   └── Baris (2) → Kalimat → Kata Kalimat → ... → Kata
└── Isi
    ├── Baris (3) → Kalimat → Kata Kalimat → ... → Kata
    └── Baris (4) → Kalimat → Kata Kalimat → ... → Kata
        

Parser menurunkan setiap Kalimat secara rekursif: setiap Kata diikuti sisa Kalimat, hingga akhirnya berhenti pada satu Kata terakhir (basis rekursi). Proses ini identik dengan definisi Kalimat → Kata Kalimat | Kata.